Slogan guru yang berbunyi “Pahlawan
Tanpa Tanda Jasa” kini telah berganti dengan “Pembangun Insang Mulia”. Dimana,
arti kalimat tersebut ialah bahwa gurulah yang menjadi tonggak pembangun dari
sebuah bangsa. Gurulah yang memiliki peran besar dalam menghasilkan
generasi-generasi penerus bangsa yang berilmu dan berkualitas. Berbanding lurus
dengan tri dharma mahasiswa yang salah satunya ialah Pengabdian Masyarakat,
maka department Sosial Masyarakat (Sosmas) HMSI mengadakan sebuah proyek kerja
(proker) yang bernama IS IT CAMPAIGN.
Proker tersebut adalah lanjutan dari
proker SINERGI yang telah dijalankan sebelumnya. Dimana mahasiswa baru 2015
yang berminat untuk ikut, akan diseleksi sedemikian rupa hingga lolos dalam
SINERGI batch 3. Beberapa mahasiswa yang berhasil lolos , kemudian dibagi
beberapa kelompok dengan jumlah anggota tiga sampai empat orang.
Kelompok-kelompok tersebut diharuskan untuk membuat sebuah proyek pengabdian
masyarakat yang nantinya akan benar-nenar diwujudkan.
Dengan adanya gagasan proyek-proyek
dari beberapa kelompok tersebut, disini mahasiswa baru 2015 yang lain, yang
belum tergabung dalam SINERGI batch 3 diminta untuk menjadi voulunteer dalam
pelaksanaan proyek-proyek tersebut. Tentunya, puluhan mahasiswa yang menjadi volunteer
tersebut dibagi lagi dalam kelompok-kelompok yang telah disediakan. Mereka pun
membahas dan membagi tugas untuk terlaksananya proyek yang telah dibuat
sebelumnya.
Sebagian besar, proyek yang
sebelumnya telah dibuat oleh berbagai kelompok tersebut berbasis ajar-mengajar.
Dimana, mahasiswa akan menjadi seorang guru pada sekolah-sekolah yang telah
ditetapkan. Materi yang diajarkan oleh tiap-tiap kelompok pun berbeda. Tentu saja,
mahasiswa juga dapat merasakan secara langsung peranan seorang guru, sang
pembangun insang cendekia. Hal ini adalah sebuah moment yang jarang didapatkan
mahasiswa dan tentunya tidak akan terlupakan bagaimana berinteraksi secara
langsung dengan adik-adik SMP dan SMA.
[ HASIL PELATIHAN BASIC MEDIA SCHOOLING (BMS) - MEDFO HMSI MUDA BERKARYA 2016 ]

